Kabar Teropong Desa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Parlemen
  • Ekonomi & bisnis
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Parlemen
  • Ekonomi & bisnis
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Kabar Teropong Desa
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Parlemen
  • Ekonomi & bisnis
  • Pendidikan
  • Politik
ADVERTISEMENT
Home Advertorial

Rakyat Penambang Inisiasi Pengerukan Sedimentasi di Marisa: Sebuah Gerakan Kolektif untuk Lingkungan

Redaksi KabarTeropongDesa by Redaksi KabarTeropongDesa
Agustus 19, 2025
in Advertorial, Daerah, Ekonomi & bisnis, Pendidikan, Politik
0
Rakyat Penambang Inisiasi Pengerukan Sedimentasi di Marisa: Sebuah Gerakan Kolektif untuk Lingkungan
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gorontalo, KABARAteropongdesa.ID – Kesadaran kolektif rakyat penambang kembali tercermin di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato. Senin (18/8), para penambang dari tiga desa yakni Bulangita, Teratai, dan Palopo, bergotong royong melakukan pengerukan sedimentasi di sejumlah titik aliran sungai, baik di hulu maupun hilir.

Kegiatan ini bukanlah agenda formal pemerintah atau hasil intervensi korporasi, melainkan inisiatif murni yang lahir dari rakyat penambang sendiri. Mereka menyadari bahwa sedimentasi yang terus menumpuk dapat membawa dampak ekologis dan sosial yang serius: banjir, kerusakan aliran air, hingga terhambatnya aktivitas pertanian warga di sekitar bantaran sungai.

Sebagai wujud kesungguhan, rakyat penambang mengerahkan alat berat jenis ekskavator di beberapa titik yang dianggap kritis. Kehadiran ekskavator tersebut mempercepat proses pengerukan, sekaligus menunjukkan bahwa gerakan kolektif ini memiliki perencanaan teknis dan komitmen nyata.

Tidak hanya rakyat penambang Bulangita, Penambang Desa Teratai dan Palopo juga hadir secara sukarela. Mereka bekerja sama tanpa melihat batas desa, bahu membahu mengangkat material sedimen, sekaligus mengatur jalur aliran air agar kembali normal. Semangat gotong royong lintas desa ini menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan adalah persoalan bersama yang harus dihadapi secara kolektif.

Seorang warga Bulangita menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kerja kolektif tersebut merupakan bentuk nyata kesadaran rakyat penambang untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini lahir dari kesadaran bersama. Para penambang bahu membahu mengantisipasi sedimentasi yang menumpuk. Ini bukan karena paksaan, melainkan kesadaran kolektif,” ujarnya.

Senada dengan itu, seorang warga Desa Teratai menuturkan bahwa upaya ini sangat penting untuk mencegah banjir yang sering meresahkan masyarakat.

“Kalau kita biarkan, sedimentasi bisa bikin air sungai meluap. Jadi apa yang dilakukan ini sangat bermanfaat, bukan cuma untuk penambang tapi juga untuk petani dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, warga Desa Palopo menggarisbawahi bahwa aksi kolektif ini sekaligus membuktikan bahwa penambang bukan hanya mencari keuntungan pribadi, melainkan juga peduli pada kelestarian alam.

“Banyak yang menilai penambang hanya merusak. Tapi dengan kegiatan seperti ini, kita buktikan bahwa penambang juga bisa berbuat untuk lingkungan. Ini bukti kepedulian kami,” tegasnya.

Langkah ini dinilai sebagai simbol dari tanggung jawab ekologis rakyat penambang yang selama ini seringkali hanya disorot dari sisi negatif. Di tengah narasi besar yang kerap memojokkan penambang sebagai perusak lingkungan, gerakan sukarela ini justru menunjukkan bahwa ada ikhtiar bersama untuk merawat ruang hidup mereka sendiri.

Secara sosiologis, tindakan gotong royong semacam ini dapat dipahami sebagai bentuk self-governing community, di mana kelompok masyarakat lokal mengambil peran aktif untuk mengatasi masalah yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. Sementara itu, dalam perspektif ekologis, pengerukan sedimentasi menjadi salah satu upaya mitigasi bencana dan perbaikan tata kelola air.

Kegiatan yang berlangsung di Bulangita, Teratai, dan Palopo ini juga menjadi pesan moral bahwa pembangunan lingkungan tidak melulu harus dimonopoli oleh negara atau korporasi. Ada ruang luas bagi masyarakat untuk menjadi subjek perubahan, bukan sekadar objek kebijakan.

Dengan demikian, inisiatif rakyat penambang Marisa ini bukan hanya aksi teknis pengerukan sedimentasi dengan ekskavator, melainkan juga representasi kesadaran kritis: bahwa menjaga ekosistem adalah bagian dari menjaga keberlangsungan hidup bersama.

Tim-RedaksiKTD

Redaksi KabarTeropongDesa

Redaksi KabarTeropongDesa

Related Posts

Daerah

Sudah Dua Bulan Sawah di Duhiada dan Buntulia Terancam Gagal Tanam: Sedimen dari Perusahaan dan PETi Timbun Bendungan, Air Irigasi Tersendat

Juni 20, 2026
Koperasi Pemegang Izin  Mengeluh,  PETI Justru Berjalan Bebas
Daerah

Koperasi Pemegang Izin Mengeluh, PETI Justru Berjalan Bebas

Juni 10, 2026
Akses Jalan Lumpuh, Warga Gorontalo Surati Presiden Prabowo Soal Jalan Longsor yang Belum Diperbaiki
Daerah

Akses Jalan Lumpuh, Warga Gorontalo Surati Presiden Prabowo Soal Jalan Longsor yang Belum Diperbaiki

Mei 28, 2026
Next Post
Jumat Penuh Rahmat, Haji Suci Bagikan 200 Paket Makanan di Terminal dan Rusunawa

Jumat Penuh Rahmat, Haji Suci Bagikan 200 Paket Makanan di Terminal dan Rusunawa

RADO di Titik Nol: Delapan Tuntutan Rakyat Menyibak Tabir Dominasi Oligarki Tambang

RADO di Titik Nol: Delapan Tuntutan Rakyat Menyibak Tabir Dominasi Oligarki Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Recommended

Grab tackles Jakarta’s odd-even license plate policy with special algorithm

1 tahun ago

China To Build Indonesia’s Longest Bridge In North Kalimantan

1 tahun ago
Imam Desa Diduga Nikahkan Anak Kandung di Bawah Umur yang Sudah Hamil di Luar Nikah: Pelanggaran Berat Hukum dan Etika

Imam Desa Diduga Nikahkan Anak Kandung di Bawah Umur yang Sudah Hamil di Luar Nikah: Pelanggaran Berat Hukum dan Etika

11 bulan ago

Tourists from Singapore are frequent users of Airbnb in South Korea

1 tahun ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi & bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Politik

Topics

2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United Budget Travel Chopper Bike Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali
No Result
View All Result

Highlights

Pascabanjir Muara Bone: Rumah Warga Moodulio Terendam Lumpur Pekat, BPBD Bone Bolango Bergerak Cepat

Teratai Cup Jilid II U-12: KMG FC vs SSB Omayuwa Siap Bertarung di Grup B Malam Ini

KMG FC Optimis Raih Kemenangan Hadapi A2A FC Dengilo di Teratai Cup Jilid II U-12

Peresmian Jalan Bunga Trompet Berkat Partisipasi Tokoh Masyarakat Mahmud Pateda

Persiapan Intensif Panua GFC Pohuwato untuk Liga 4 Putaran Nasional 2026

Pelaku usaha lakukan normalisasi Bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan Masyarakat Kecamatan Dengilo

Trending

Daerah

Sudah Dua Bulan Sawah di Duhiada dan Buntulia Terancam Gagal Tanam: Sedimen dari Perusahaan dan PETi Timbun Bendungan, Air Irigasi Tersendat

by Redaksi KabarTeropongDesa
Juni 20, 2026
0

POHUWATO – Ratusan hektare lahan persawahan di wilayah Kecamatan Duhiada dan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, terancam gagal panen...

Koperasi Pemegang Izin  Mengeluh,  PETI Justru Berjalan Bebas

Koperasi Pemegang Izin Mengeluh, PETI Justru Berjalan Bebas

Juni 10, 2026
Akses Jalan Lumpuh, Warga Gorontalo Surati Presiden Prabowo Soal Jalan Longsor yang Belum Diperbaiki

Akses Jalan Lumpuh, Warga Gorontalo Surati Presiden Prabowo Soal Jalan Longsor yang Belum Diperbaiki

Mei 28, 2026
Pascabanjir Muara Bone: Rumah Warga Moodulio Terendam Lumpur Pekat, BPBD Bone Bolango Bergerak Cepat

Pascabanjir Muara Bone: Rumah Warga Moodulio Terendam Lumpur Pekat, BPBD Bone Bolango Bergerak Cepat

Mei 28, 2026
Teratai Cup Jilid II U-12: KMG FC vs SSB Omayuwa Siap Bertarung di Grup B Malam Ini

Teratai Cup Jilid II U-12: KMG FC vs SSB Omayuwa Siap Bertarung di Grup B Malam Ini

Mei 18, 2026
Kabar Teropong Desa

PT Kabar Multimedia Group

Kabarteropongdesa.id – Media ini menyajikan beragam konten mulai dari berita desa terbaru. Semua informasi disajikan secara akurat, terpercaya, dan berimbang, demi mendukung transparansi, partisipasi, dan kemajuan desa.

Pos-pos Terbaru
  • Sudah Dua Bulan Sawah di Duhiada dan Buntulia Terancam Gagal Tanam: Sedimen dari Perusahaan dan PETi Timbun Bendungan, Air Irigasi Tersendat Juni 20, 2026
  • Koperasi Pemegang Izin Mengeluh, PETI Justru Berjalan Bebas Juni 10, 2026
  • Akses Jalan Lumpuh, Warga Gorontalo Surati Presiden Prabowo Soal Jalan Longsor yang Belum Diperbaiki Mei 28, 2026
Categories
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi & bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Politik
© 2025 Hosted by Cell Cloud Services – Copyright by PT Kabar Multimedia Group.
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Parlemen
  • Ekonomi & bisnis
  • Pendidikan
  • Politik

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.