BONE BOLANGO, KTD — Banjir yang melanda kawasan Muara Bone menyisakan dampak berat bagi warga Desa Moodulio, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango. Saat air surut pada Rabu (27/5/2026).
Sejumlah rumah dilaporkan terendam lumpur tebal sehingga kondisi pemukiman menjadi memprihatinkan.
BPBD Bone Bolango langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan membersihkan material lumpur yang terbawa arus. Wilayah yang paling parah terdampak berada di sekitar bantaran muara, yang memang rentan saat banjir datang.
Di lapangan, lumpur dengan ketinggian bervariasi dari semata kaki hingga sebetis menutupi lantai rumah, dapur, hingga halaman warga. Kondisi ini membuat lantai licin dan menyulitkan pembersihan mandiri tanpa alat pelindung.
Petugas BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan fokus mengevakuasi lansia, anak-anak, serta warga yang terjebak. Barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan juga diupayakan untuk diamankan. Aksi gotong royong menggunakan sekop dan pompa air bertekanan tinggi dilakukan untuk membersihkan rumah dan fasilitas umum.
Warga menyebut banjir datang cepat membawa material sedimen dari hulu sungai. Setelah air surut, lumpur mengendap dan mengeras di dalam rumah, merusak perabotan, elektronik, dan pakaian. Akses jalan desa juga tertutup sehingga kendaraan sempat kesulitan melintas.
Tim medis disiagakan untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir seperti gatal-gatal dan diare. Hingga kini, pemerintah daerah belum merilis total kerugian material karena proses pendataan masih difokuskan pada keselamatan warga.
BPBD mengimbau masyarakat di Kecamatan Bone dan wilayah pesisir lainnya untuk tetap waspada. Potensi banjir susulan masih besar mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi diprediksi masih terjadi beberapa hari ke depan.
Penulis: Zulkipli Uno
Editor: KMG














